Bikin Paspor Online

Sebagai seorang Traveler wannabe, *tsaah* udah kece belom kalimatnya?, kayaknya penting juga nih buat ngasih sedikit ilmu tentang pembuatan paspor meskipun aku sendiri belum pernah memanfaatkan pasporku buat jalan-jalan ke luar negeri dan siapa tahu setelah aku bikin postingan ini ada yang mau ngajak ke luar negeri, syukur-syukur mau bayarin :D.

FYI paspor sendiri itu adalah dokumen perjalanan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan perwakilan RI di luar negeri. Paspor ini hanya diberikan kepada Warga Negara Indonesia.


Nah, ilmu pembuatan paspor online ini berdasarkan pengalaman pribadi yak jadi maaf-maaf aja nih kalo ilmunya masih kurang. Tapi Insya Allah bebas calo dan selalu hindari calo for a better Indonesia iloveindonesias

Oke langsung aja ya bro dan sis.

Sebelumnya siapkan beberapa dokumen berikut :

  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  2. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  3. Fotokopi Akta Lahir / Ijazah / Surat Nikah (Pilih salah satu)

Nah, untuk keperluan online ketiga dokumen di atas juga discan. Kalau sudah lanjut langkah-langkah berikut :

  • Buka web kantor Imigrasi di imigrasi.go.id (bukan akun twitter gebetan atau mantan) -> pilih layanan publik -> layanan paspor online ->  pilih Pra Permohonan Personal

1

  • Isi biodata sesuai identitas di KTP, isi namanya jangan alay. Oh iya, di kolom sebelah kanan juga ada status sipil, untuk jomblo diisi belum kawin yak.
    Untuk jenis permohonan diisi Baru – Paspor Biasa (karena mau bikin baru), terus jenis paspornya yg 48 Halaman. Karena menurut info yang aku dapat, paspor 24 Halaman cuma bisa dipakai di negara bebas visa atau visa on arrival atau dengan kata lain paspor 24 halaman nggak bisa dipakai untuk Umroh, Haji, ke Australia, Jepang, Amerika, dan Eropa.

2

  • Kalo udah, entar muncul halaman seperti ini. Pilih lanjut aja, emangnya mau batal? kayak hubungan kamu dong

3

  • Kalo udah, isi informasi pemohon berisi alamat palsu rumah, kantor dan sebagainya, nomer telpon

4

  • Habis itu kita disuruh buat upload dokumen yang udah discan tadi 🙂
    Catetan : dokumen tadi harus dalam bentuk jpeg dan dalam kondisi grayscale atau hitam putih. Untuk ukuran, bisa cek di gambar di bawah ini 🙂
    Di sini agak tricky sih, pengalamanku kemaren setelah mencoba 3 kali upload baru deh bisa. Karena ukuran gambar kadang terlalu kecil untuk bisa dicoba. Tapi jangan menyerah dicoba aja terus.

5

  • Setelah proses upload sukses, kita disuruh milih Kantor Imigrasi tempat kita mau mencetak paspor. Enak kan, disuruh milih sendiri yang paling dekat dan terjangkau sama kita. Nggak kayak gebetan kamu yang mau milih kamu atau mantannya.

6

  • Kalau udah milih kantor imigrasi, kita disuruh bikin janji buat ketemuan di kantor Imigrasi tadi, tujuannya pencocokan berkas, foto, dan wawancara

7

  • Nah langkah berikutnya adalah silakan konfirmasi email, nanti bakal dapat surat permohonan dalam bentuk pdf. Isinya ada 2 berkas. Kalau masih belum dapat, cek di spam, atau silakan minta kirim ulang surat konfirmasinya. Caranya : lihat di langkah pertama, terus silakan pilih kirim ulang surat permohonan.

8

  • Kalau udah dapat email konfirmasi, dicetak terus bayar sejumlah uang seperti yang tertera di berkas tadi. Di berkasnya sudah tertulis jelas kok, bayar di Bank mana dan sebagainya 🙂
    Oh iya, sangat disarankan untuk bayar di Bank aja sih biar gak ngantri terlalu panjang terus Tellernya cewek dan biasanya cakep-cakep *eh. Pas mau bayar, berkas yang dikirim lewat email, yang udah dicetak itu, dibawa juga.
  • Kalau udah bayar, jangan lupa tanggal janjian dengan kantor Imigrasinya ditepatin. Jangan kayak janji-janji gebetan yang “liat entar ya”.
    Silakan datang bawa berkas-berkas tadi sama versi aslinya plus berkas yang dari email. Di kantor Imigrasi nanti silakan ngomong sama petugasnya minta jadian formulir, isi, terus langsung maju ke petugas. Kalau di Kantor Imigrasi Yogyakarta sih ada loket khusus buat yang online. Serahkan semua harta bendamu berkas-berkas tadi. Kalau sudah, silakan mengantri untuk proses wawancara dan foto.
    Nah, di sini juga triknya. Sebaiknya dan amat sangat disarankan untuk datang sepagi mungkin jadi biar nggak ngantri lama. Kalau pengalamanku kemarin sih datang jam 9 pagi, baru wawancara jam 1 siang. Bahkan lebih lama daripada nungguin jawaban gebetan buat diajak malam mingguan. Hvft
  • Kalau sudah dipanggil buat foto, langsung masuk ke ruangan yang disediakan. Silakan kalau mau menata diri biar keliatan ganteng atau cantik (tapi tetep aja jomblo), terus di foto. Pas fotonya nggak perlu pakai gaya yang alay kok. Biasa aja. Ini fotonya nggak pakai filter camera360 yang bikin keliatan cakep tapi nggak juga kayak petugas KTP yang kalau foto nggak pernah bagus. #KZL
    Pengalamanku kemarin terdapat percakapan seperti ini :
    Petugas : Itu mas, ada kaca di belakang kalau mau nyisir rambut
    Aku : ah nggak usah Pak, saya udah ganteng kok
    Petugas : Oh ya udah
    *jepret* suara shutter kamera
    yang nantinya akhirnya aku nyesel karerna hasil fotonya ternyata tetep jelek
  • Kalau sudah foto, kita akan dimintai waktu sejenak untuk wawancara. Tenang ini bukan wawancara tentang gosip atau wawancara tersangka terorisme. Cuma pengecekan kembali identitas. Paling-paling juga ditanyain mau pergi ke mana terus acara apa di sana.
  • Kalau pengecekan data dan identitas nanti kita akan janjian lagi. Iya ini emang soal janji. Janjian untuk pengambilan paspor. Kalau nggak salah sih diberi semacam surat cinta gitu.

 

  • Di waktu yang telah ditentukan, silakan datang kembali ke Kantor Imigrasi. Bawa suratnya, terus langsung serahkan ke petugas loket. Tunggu sampai namanya dipanggil. Pas udah dipanggil, kita akan memegang paspor kita. Kita disuruh cek lagi nama, alamat, dan sebagainya. Kalau sudah bener, lanjut ke langkah terakhir.
  • Langkah terakhir, setelah pengecekan nama, alamat, dan sebagainya selesai. Kita diminta untuk fotokopi paspornya. Langsung saja fotokopi, terus kalau mau beli covernya juga boleh. Dan serahkan fotokopinya tadi ke petugasnya.

 

 

SELAMAT KAMU TELAH MENDAPATKAN PASPOR KAMU

dan SELAMAT JALAN-JALAN

I-Luv-Indonesia

sumber

1. Imigrasi
2. Kaskus
3. Wikipedia
4. Pengalaman Pribadi

Iklan

5 thoughts on “Bikin Paspor Online

  1. Enak sekarang bisa bisa bikin passport online, dan sepertinya petuga imigrasi juga udah pada tahu. Dulu pas bikin passport online belum populer, sempat hampir ditolak bikin passport karena daftar online dulu. Akhirnya malah pake debat kusir dikit, meski akhirnya dibolehin juga -,-

    Suka

    1. dulu bikin juga karena “dipaksa” bikin. tanya ke sana ke mari. ya karena udah online jadi gampang, calo juga udah gak ada 😀
      tapi ya banyak kok yang belom ngerti kalo passport bisa online. buktinya sih kalo di loket yang online di KanIm Yogyakarta masih sepi 😀

      Suka

  2. Menurut aq emang bagus tu bikin pasport via online, pertama cara mendata akan lebih teliti and sesuai indentitas kita masingxx, nti di kantor imigran dah mengurangi beban kita tinggal tunggu panggilan dari loket, oh ya mas kalau kunjungan ke Malaysia pakai visa tidak ya mas hanya beberapa hari kok gak pake lama, ok makasih ya mas mohon kasih balasan ya, my tunggu

    Suka

Kalau menurut kamu gimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s