Jelajah Kampung Sendiri 2015

Sekarang udah masuk akhir bulan di awal tahun 2015, masa-masa di mana dompet kalau dikerokin bisa keluar angin kenceng banget. Iya karena nggak ada isinya, cuma angin. Nah, biarpun udah telat sekian hari, tapi karena ini masih awal tahun kalau aku bikin semacam wishlist jalan-jalanku di tahun 2015 belum telat kan?

“to do list” pic : lifehacker.com

Buat apa sih bikin rencana? Bukannya traveler itu berjalan tanpa rencana? Hmm.. Yang pertama aku emang bukan traveler jadi aku boleh dong bikin rencana. Selain itu, menurut mbok Olen tidak ada yang namanya berjalan tanpa rencana, selalu ada rencana. Yang ada itu rencana secara garis besar. Dan selain itu, kalau rencana ini ada banyak yang mengamini kan bisa tercapai. Atau mungkin malah ada yang mau membantu merealisasikan rencana ini. Gimana cara membantunya? Nggak susah kok, bisa seperti Mbak Susan dan Mas Adam pergidulu, dengan kamera.

Bohong kalau seorang pejalan mengatakan ia pergi tanpa perencanaan lebih dahulu. Yang benar adalah mungkin dia pergi tanpa perencanaan yang matang. -Olenkapriyadarsani-

Nah, jadi rencana perjalananku di tahun 2015 ini temanya adalah “Jelajah Kampung Sendiri”. Dengan tema ini aku membuat beberapa program secara garis besar, yaitu :

1. Lulus Kuliah

Lho apa hubungannya? Ya ini menjadi target utama dan paling penting dalam hidup ini di tahun 2015. Aku harus lulus kuliah di tahun ini. Harus bisa wisuda di bulan Mei 2015. Toh ini juga dalam artian perjalanan kan? Perjalanan hidup. πŸ™‚

Ada aamiin?

“ilustrasi wisuda” pic : dreamersradio.com

2. Menjelajah Kabupaten Lamongan

Lamongan adalah sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Timur. Mungkin sebagian orang sudah mengenal Lamongan dari kulinernya, Soto Lamongan dan warung-warung pecel lele yang ada hampir di setiap kota. Terima kasih kepada warga Lamongan yang sudah gigih dan berani memromosikan Lamongan melalui kuliner.

Tapi tahukah kalau kabupaten Lamongan itu nggak cuma urusan kuliner? Lamongan sendiri memiliki beberapa tempat wisata, baik yang sudah jadi maupun yang masih potensi alias belum dikenal.

Aku sendiri memiliki beberapa misi ketika aku berada di kampung halamanku, di kabupaten Lamongan.

Welcome to Maharani Zoo & Goa

Welcome to Maharani Zoo & Goa

a. Jelajah Kabupaten Lamongan

Seperti yang sudah diposting oleh Shofi melalui blognya, ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi di Lamongan. Tapi kalau aku, menjelajah dari satu kecamatan ke kecamatan lain, berfoto pakai kamera Canon Powershot SX400 IS di setiap kecamatan entah itu di kantor kecamatan atau apa yang penting ada jejak di setiap kecamatan.

Selain keliling kabupaten Lamongan, target lain ya berkunjung ke wisata-wisata yang ada di sana baik yang sudah jadi seperti Wisata Bahari Lamongan atau yang masih sekedar potensi, mungkin malah mencari titik-titik foto yang bagus.

b. Menguak Rahasia Kuliner Lamongan

Kuliner Lamongan tak hanya Soto, tapi juga ada Nasi Boranan atau jajanan semacam Wingko Babat. Hei, Wingko Babat bukan dari Semarang, tapi dari sebuah kota kecil di kabupten Lamongan yang bernama Babat. Nah, ketika aku sudah di rumah, aku punya misi untuk menguak apa sih rahasia enaknya kuliner Lamongan itu.

Ya, sebagai orang yang lahir di kabupaten Lamongan, aku merasa potensi-potensi wisata yang ada di kabupaten Lamongan kurang banyak diketahui oleh orang. Begitu pula dengan warga Lamongan yang jarang mau mempromosikan potensi wisata di wilayahnya.

3. Menikmati Wisata Jawa Timur

Karena selama lebih dari 4 tahun aku tinggal di Jogja, aku sebagai warga asli Jatim justru nggak pernah menjelajah di Jawa Timur sebagaimana teman-temanku yang tinggal di Jawa Timur sudah menunjukkan keindahan wisata Jawa Timur. Mulai dari Kawah Ijen yang terkenal dengan api birunya di Banyuwangi sisi paling timur Jawa Timur, Taman Nasional Baluran di Situbondo, Pantai Papuma di Jember, Air Terjun Madakaripura, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Pantai Goa Cina di Malang, Gunung Kelud di Kediri, Pantai Klayar di Pacitan, Telaga Sarangan, atau bahkan Pantai Lombang di Sumenep, Madura. Bahkan masih ada banyak tempat wisata lain yang tak mungkin disebut di sini. Ya menamatkan wisata Jawa Timur masih menjadi misi tersendiri yang harus diselesaikan.

Aku memang belum bisa mengenal daerahku. Pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang” tapi bukan aku tak menyayangi kampungku sendiri. Aku sedang berusaha untuk mengenal lebih dekat kampungku dan menyayanginya. Ya, setidaknya aku sudah pernah berjuangβ„’.

Iklan

33 thoughts on “Jelajah Kampung Sendiri 2015

  1. Mungkin benar kata orang, “Kenali halaman rumah sendiri dulu sebelum bertamu ke halaman rumah orang.”
    Thanks buat alternatif wisata di Lamongannya! Dalam waktu dekat saya mau ke Lamongan tapi belum tahu wisata ke mana. Setidaknya jadi tidak bertanya-tanya lagi di sana ada wisata apa saja :hehe.

    Suka

  2. Jadi, sejauh ini sudah berapa resolusi yang terlaksana? πŸ™‚

    Josefine Yaputri
    Content Writer & Editor
    PT. Grivy Dotcom
    P: +62(0)21 2960 8168
    Office 8 Tower, Floor 18A
    Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
    Jakarta Selatan, 12190, Indonesia

    Suka

Kalau menurut kamu gimana?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s