Mencicip Kopi Posong Temanggung

Bus berjalan pelan, menyusuri tanjakan dan licinnya jalan, lalu berhenti di depan sebuah gapura. Titik berhenti bus kurang ideal, tepat berada di tikungan. Kami melangkahkan kaki menuruni anak tangga bis. Hujan gerimis menyambut kami di desa Posong, Temanggung. Payung yang dipersiapkan tak cukup untuk melindungi seluruh tubuh kami dari rintik hujan.

Di sebuah rumah, dengan latar belakang Gunung Sumbing kami menuju. Dari jauh, aroma kopi sangat kuat menyeruak. Di dalam rumah ini dihuni oleh sang pelopor. Selamat datang di kediaman Bapak Tuhar.

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK

Iklan

Memburu Pisang Aroma di Kandangan Temanggung

“Jika sedang melakukan perjalanan di atau melewati Kabupaten Temanggung, oleh-oleh apa sih yang sebaiknya dibeli?”

Pertanyaan di atas dilontarkan oleh seorang teman satu angkatan saat kuliah dulu. Temanggung memang tak terlalu dikenal sebagai sebuah destinasi wisata. Jarang orang melirik Temanggung untuk berwisata. Karenanya, orang hanya sekadar lewat saja di Temanggung. Urusan oleh-oleh, orang akan lebih memilih beli di Wonosobo dengan manisan Caricanya. Siapa sangka, Temanggung memiliki produk oleh-oleh dalam wujud pisang aroma.

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK